Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Ditolak PTN Sampai Akhirnya Memilih PTS

Ditolak PTN Sampai Akhirnya Memilih PTS

Jadi pada awal bulan mei, lebih tepatnya tanggal 4 mei 2017 aku kan sudah nulis satu artikel kan yah, yang Membeberkan Kekurangan Sekolah Sendiri !!! nah artikel itu aku tulis sesudah 2 hari aku dinyatakan lulus dari smk, tentu sebagai anak bangsa yang baik dan sebagai anak yang sedikit memiliki cita cita tinggi.

Tentu, aku gak mau dong setelah tamat smk berdiam diri, jadi setelah beberapa kali ikut test seperti snmptn sbmptn akhirnya aku memilih swasta, lah ? hehe iya langkah itu terpaksa aku ambil, setelah pengumuman beberapa tahap yang telah kulewati.

Pertama adalah tahap dimana aku ditolak mentah mentah sama snmptn, rasanya sih gak sakit tapi perih, iya perih kayak lu baru nembak cewek terus di gantung berbulan bulan dan ujung - ujungnya di tolak.*muter lagu cukup tau dari rizky febian

Bukannya putus asa aku malah mendaftar lagi melalui jalur yang masih saudaraan sama snmptn yaitu sbmptn, aku udah daftar, udah bayar biaya pendaftaraan juga, segala macem udah kuurus dan kartu peserta ujiannya juga sudah aku cetak tapi tuhan berkehendak lain, malangnya pada saat hari H untuk test, tepatnya tanggal selasa, 16 mei 2017 aku jatuh sakit, ya gak parah - parah amat sih, cuma demam tinggi, sama sering batuk doang.

Setelah kejadian itu rasanya udah males untuk ngejar PTN, tapi ya namanya cita cita yah, ada aja yang bisa buat semangat lagi, aku udah nyari kemana mana katanya setelah snmptn, sbmptn, masih ada satu tahap akhir yang bisa di coba oleh calon maba untuk bisa masuk PTN yaitu jalur mandiri.


dengan adanya info jalur mandiri aku gak tinggal diam dong, aku coba cari ke website universitas impian gue itu, dengan harap - harap cemas semoga universitas impian ini membuka untuk jalur terakhir ini.

dan badaboom aku mendapatkan sebuah blog yang menyatakan beberapa PTN yang meniadakan jalur ini, dan kampretnya PTN yang gue incer tertulis jelas di artikel itu. Tentu, dengan info dari blog yang belum jelas kebenarannya gak langsung aku cerna dong, aku mulai bertanya keteman ku, sesekali aku langsung cek di website resminya, dan nyari info juga di website berita yang bisa dipercaya kebenarannya.

Hari pertama sih masih semangat yah dengan harapan berita itu salah, hari kedua masih dengan harapan yang sama, begitu juga hari ketiga, masih dengan harapan yang sama tapi dengan keadaan yang berbeda, Apa yang berbeda ? yang berbeda adalah kali ini informasi yang kudapatkan semakin jelas dan semakin terang. Bahwa PTN yang gue incer bener bener meniadakan jalur ini.

dan dengan informasi yang begitu jelas, daripada aku gak kuliah pikir ku, lagian orang tua juga setuju aku kuliah dimana saja, jadinya aku mendaftar di salah satu universitas Jogjakarta, yaitu ahmad dahlan, sudah bertanya ke keluarga juga, dan mereka menyetujuinya, dengan begitu aku rasa aku udah gak ada beban untuk mendaftar hanya saja biaya yang agak sedikit mahal. Rencana nya mau bantu dengan cara aku akan mencoba kerja sekaligus kuliah walaupun gak tau apakah kedepannya akan bisa berjalan lancar seperti yang direncanakan.

Setelah aku dapat informasi dari sana sini tentang universitas ini akhirnya aku memutuskan untuk mendaftar secara online di kampus ini, dan Alhamdulillah keterima, setelah aku dapat email kalau udah keterima, 2 hari kemudian aku langsung merencanakan untuk langsung pergi ke jogja untuk registrasi ulang.

Untungnya urusan ku disini juga dipermudah, gak sesulit yang aku bayangkan, dan teman teman disini juga pada easy going, ramah tamah, sejauh ini sih asyik 😀

So itulah perjuanganku yang gagal mengejar PTN, aku gak malu karena kegagalan lah yang memberikan ku pengelaman yang besar. Aku berharap kampus yang kupilih ini bisa menjadi tempat yang pas untuk diriku, dan aku hanya berharap semoga aku bisa terus nyaman di kota ini. Sampai lulus nanti.

1 komentar:

Komentarlah, Selagi Masih Gratis :D